Sabtu, 07 Juli 2012

Kisah galau seorang Sahabat yang diabadikan dalam kitab shahih BUKHARI Rasulullah hingga terharu melihat orang yang GALAU karena cintanya yang tak berujung pada pernikah…

عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ زَوْجَ بَرِيرَةَ كَانَ عَبْدًا يُقَالُ لَهُ مُغِيثٌ كَأَنِّى أَنْظُرُ إِلَيْهِ يَطُوفُ خَلْفَهَا يَبْكِى ، وَدُمُوعُهُ تَسِيلُ عَلَى لِحْيَتِهِ ، فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – لِعَبَّاسٍ « يَا عَبَّاسُ أَلاَ تَعْجَبُ مِنْ حُبِّ مُغِيثٍ بَرِيرَةَ ، وَمِنْ بُغْضِ بَرِيرَةَ مُغِيثًا » . فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « لَوْ رَاجَعْتِهِ » . قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ تَأْمُرُنِى قَالَ « إِنَّمَا أَنَا أَشْفَعُ » . قَالَتْ لاَ حَاجَةَ لِى فِيهِ .

” Dari Ikrimah dari Ibnu Abbas sesungguhnya suami Barirah adalah seorang budak yang bernama Mughits. Aku ingat bagaimana Mughits mengikuti Barirah kemana dia pergi sambil menangis (karena mengharapkan cinta Barirah, pent). Air matanya mengalir membasahi jenggotnya. Nabi bersabda kepada pamanya, Abbas, “Wahai Abbas, tidakkah engkau heran betapa besar rasa cinta Mughits kepada Barirah namun betapa besar pula kebencian Barirah kepada Mughits”. Nabi bersabda kepada Barirah, “Andai engkau mau kembali kepada Mughits?!” Barirah mengatakan, “Wahai Rasulullah, apakah engkau memerintahkanku?” Nabi bersabda, “Aku hanya ingin menjadi perantara”. Barirah mengatakan, “Aku sudah tidak lagi membutuhkannya” [HR Bukhari no 5283].
Seorang dokter muda berparas cantik dari kota melakukan
penyuluhan kesehatan di suatu desa. Kepada penduduk desa
yang sudah berkumpul di halaman puskesmas, dokter itu
berkata: "Menjaga kesehatan diri sendiri dimulai dari
bagaimana menjaga kebersihan pakaian."

Lalu dokter itu menoleh ke sekumpulan bapak-bapak.
  "Saya ingin tahu, seberapa sering bapak-bapak
  mengganti celana dalam?"

Warga 1: (agak malu-malu)
  "Kalo saya sih cukup sekali sehari..."

Warga 2: "Payah! Saya 3 kali sehari."

Dokter : "Bagaimana perhitungannya?"

Warga 2: "Pagi hari setelah mandi, sore hari sepulang dari sawah, dan malam hari sebelum tidur."

Warga 3: "Gitu aja sombong...saya dong 12 kali!"

Dokter : "Wah...itu bagaimana ngitungnya?"

Warga 3: "Januari, Februari, Maret, ..."

Ah Cinta, mengapa dikau begitu mempesona. Alangkah buruknya diri ini jika tidak berpaling saat Dikau menyapa. Hmm tapi diriku juga tahu kalau dikau terkenal merepotkan. Jadi mari kita belajar untuk mengenal cinta dengan baik , agar tdk " mirgreen"

Mabuk cinta itu sebuah fenomena yang melegenda, yah saya kira kita sepakat kan wahai para anak muda. Begitu membahagiakan, berbunga-bunga, seolah hidup tanpa derita, mendayu-dayu walau kadang agak memuakkan. Yeah, saya pria jadi wajar-wajar saja terpesona. Ada yang salah? So what gitu loh ? saya mah gak alim-alim amat, bukan penganut Haramisme dan Sesatisme gak penting. Ok, kita lompat

Sample Text

Pages

Lencana Facebook

Ahmad Mu'alim. Diberdayakan oleh Blogger.

FOLLOWERS...

Mey Profilee...!!!

Foto saya
Madieoen, Jawa Tiemoer, Indonesia
tak ada yang istimewa dari ku tapi aku ingin membuat sesuatu yang istimewa sehingga aku pun juga akan terlihat istimewa...hehehe <(^_^)>

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget